Metode yang sudah kami terapkan beberapa waktu belakangan ini terbukti sudah membantu banyak orang yang memang mengalami serangan stroke ringan dan menderita karenanya.
Terapi psikologis penderita Stroke
Seperti yang sudah dibicarakan sebelumnya diatas, terapi secara psikologis adalah jenis terapi stroke pertama yang dianjurkan dijalankan kepada penderita stroke. Jenis terapi ini dapat dijalankan oleh anggota keluarga si penderita atau oleh bantuan profesional.Penderita stroke biasanya mengalami depresi berat pasca terkena serangan. Hal ini tidak bisa dibiarkan terlalu lama karena dapat mengganggu kejiwaan si penderita tersebut.
Oleh karenanya, dianjurkan pihak keluarga untuk menyerahkan hal ini (terapi psikologis) kepada ahlinya agar si penderita mendapatkan penanganan psikologis secara profesional.
Kekurangan jenis terapi psikologis ini adalah selain membutuhkan biaya yang lumayan besar (menyewa jasa seorang psikiater profesional), terapi jenis ini juga membutuhkan waktu yang lebih lama ketimbang jenis terapi lainnya.
Apakah Anda memenuhi syarat untuk menjalani terapi sel?
Terapi fisik penderita Stroke
Seorang profesional dibidang Fisioterapi adalah tenaga ahli yang tepat untuk membantu pasien stroke memperoleh daya motoriknya kembali.
Seorang ahli fisioterapi akan mendiagnosa keadaan tubuh si pasien secara menyeluruh dan kemudian menyusun rencana penyembuhan untuk pasien yang bersangkutan.
Fisioterapi biasanya dilakukan setelah keadaan tubuh pasien stabil dalam hal ini, postur tubuh dan keseimbangan tubuh si pasien menjadi hal utama yang menjadi perhatian atau target si fisioterapis.
Pada umumnya seorang ahli fisioterapi akan membuat rencana jangka pendek dan jangka panjang yang akan ia tetapkan untuk masing-masing pasien yang ia tangani.
Pelatihan yang biasanya dilakukan untuk target jangka pendek biasanya adalah untuk membiasakan si pasien melakukan hal sederhana seperti menggambil dan mengerakan objek ringan dengan kedua tangannya.
Sedangkan untuk target jangka panjang diharapkan si pasien sudah bisa berdiri dan berjalan sendiri.
Biasanya anggota keluarga si pasien akan dilibatkan sehingga pasien tersebut tidak merasa risih atau malu apabila anggota keluarganya yang merawatnya di rumah.
Lama terapi ini dijalankan biasanya relatif. Bisa berjalan beberapa bulan ataupun beberapa tahun tergantung dari kemajuan yang ditunjukkan oleh si penderita.
Apabila setelah beberapa waktu keadaan tubuh si pasien tidak kunjung menunjukkan kemajuan, maka terapi stroke dengan fisioterapi ini biasanya dihentikan.
Oleh karena itu, jenis terapi seperti ini juga kurang disarankan bagi mereka yang terkena serangan stroke berat atau stroke hemogarik karena biasanya penderita serangan stroke jenis ini sudah benar-benar tidak mampu untuk mengontrol daya motorik tubuhnya.
Terapi Stroke kognitif
Kognitif berarti kemampuan otak untuk mengolah informasi yang masuk. Beberapa fungsi kognitif terdiri dari;- Meningkatkan kemampuan berkomunikasi secara lisan maupun tulisan
- Meningkatkan kemampuan memecahkan masalah, membuat perencanaan, dan mempertimbangkan situasi
- Meningkatkan kemampuan bersosialisasi
- Meningkatkan daya ingat penderita serangan stroke
- Meningkatkan kemampuan melakukan kegiatan fisik
- Meningkatkan kesadaran posisi tubuh pada lingkungan sekitar
Ada juga yang memasang alat bantu ingatan pada penderita, yang biasanya akan mengalami kemajuan setelah alat bantu ingatan ini di pasang pada otak yang bersangkutan.
Selain butuh waktu yang lebih lama, jenis terapi stroke ini juga memiliki kemungkinan yang kurang begitu bagus untuk si penderita stroke mendapatkan kemajuan dalam waktu dekat.
Terapi Stroke Untuk Pengelihatan
Dalam beberapa kasus serangan stroke, ditemukan beberapa pasien mengalami gangguan pengelihatan setelah serangan, seperti salah satu atau bahkan kedua mata mengalami kebutaan.Hal semacam ini disebabkan karena rusaknya bagian dari otak yang menerima, mengolah dan menerjemahkan informasi yang diterima mata. Disarankan agar si pasien menemui seorang ahli saraf atau pengelihatan untuk mengatasi hal ini. Terapi pengelihatan untuk pasien stroke dapat dilakukan dengan bantuan profesional.
Karena waktu dan biaya yang diperlukan cukup besar, maka tidak disarankan seseorang menjalankan terapi jenis ini karena dapat mempengaruhi kejiwaan si penderita apabila tidak berhasil mendapatkan kemajuan yang berarti.
Terapi Stroke Buang Air
Pada beberapa kasus lain yang ditemui, terdapat beberapa penderita mengalami kesulitan saat akan buang air kecil. Hal ini dikarenakan serangan stroke menyerang bagian otak yang mengontrol kandung kemih dan membuatnya tidak dapat terkontrol.Tidak memberikan minum terlalu sering adalah hal sederhana pertama yang dapat dilakukan kepada penderita stroke. Hal ini sangat membantu terutama pada pasien dengan masalah kandung kemih yang cukup parah.
Terapi Stroke dengan sex
Ya, sex juga dapat menjadi terapi yang baik bagi para penderita serangan stroke. Meskipun pada sebagian penderita stroke mereka mengalami kelumpuhan, mereka dapat mencoba beberapa posisi dalam melakukan hubungan intim.Menurut penelitian beberapa ahli, melakukan hubungan intim bagi seorang penderita stroke adalah hiburan dan tidak usah khawatir karena kegiatan ini tidak beresiko bagi para penderita.
Apakah Anda memenuhi syarat untuk menjalani terapi sel?
Terapi stroke dengan akupuntur
Ada beberapa terapi akupuntur untuk stroke yang dijalankan seperti akupuntur jarum, akupuntur listrik dan akupuntur laser.
Banyak penderita yang mengalami kesulitan lain setelah menjalankan akupuntur karena yang menjalankan akupunturnya bukan seorang yang betul-betul ahli dalam bidang ini.
Oleh karena itu, bagi seorang penderita stroke tidak boleh sembarangan mencoba cara pengobatan ini.
Terapi stroke dengan menggunakan obat
Terapi stroke dengan menggunakan obat sudah cukup terkenal dimasyarakat. Terapi jenis ini digunakan untuk jenis stroke iskemik (penyumbatan darah beku pada pembuluh darah otak) Terapi ini dinamakan terapi trombolotik yang bertujuan untuk menghancurkan sumbatan pada pembuluh darah otak.Obat yang digunakan untuk terapi jenis ini adalah obat khusus untuk para penderita stroke, perbaikan yang dihasilkan dengan menjalankan terapi ini cukup baik karena ada lebih dari 30% kasus stroke iskemik yang mengalami kemajuan berarti setelah menjalankan terapi ini.
Tapi masih disayangkan karena terapi model ini mempunyai resiko yang cukup tinggi dan keterbatasan. Keterbatasan yang sangat jelas adalah waktu pemberian obat. Pemberian obat tertentu kepada pasien diharuskan dalam 3 jam sesudah serangan berlangsung.
Ada juga kekurangan pada terapi ini antara lain;
- Terapi dengan menggunakan obat special ini tidak dapat diberikan kepada penderita stroke yang diakibatkan oleh pendarahan di otak (stroke hemorgarik)
- Apabila ada riwayat pendarahan intra cerebral
- Terdapat tumor ganas (neoplasma) intrakranial
- Kejang pada saat onset stroke
- Riwayat stroke atau trauma di kepala 3 bulan terakhir
- Operasi 2 minggu terakhir
- Trombosit kurang dari 100,000
- Kadar gula darah kurang dari seharusnya
- Hamil
- Tekanan darah sistolik yang cukup besar
Tetapi apabila setelah satu hari, hasil yang diperoleh setelah terapi stroke trombolotik ini dilakukan keadaan si pasien menggalami peningkatan, maka kemungkinan si pasien mengalami kemajuan sangatlah besar untuk 3 bulan kedepan.
Tetapi hal ini bukanlah merupakan suatu kepastian dan terapi stroke dengan menggunakan obat ini tidak bisa digunakan bagi mereka dengan catatan medis seperti disebutkan diatas.
Terapi Stem Cell Untuk Penderita Stroke Ringan dan Berat
Stem cell menjadi salah satu jalan keluar yang paling aman bagi mereka yang menderita karena serangan stroke.
Mengapa penting? Stem cell menjadi penting ketika mereka melindungi kita dari penuaan dini, cepatnya kesembuhan setelah terluka dan lain-lain karena stem cell akan menggantikan sel-sel rusak dalam tubuh kita dalam waktu singkat.
Stem cell adalah pilihan terbaik untuk terapi stroke yang dapat digunakan untuk pengobatan, khususnya bagi mereka para penderita stroke.
Apabila ada anggota keluarga, kawan, atau kenalan anda yang terkena stroke dan sudah mencoba berbagai macam jenis pengobatan sebelumnya dan belum membuahkan hasil, mungkin anda bisa mencoba untuk memberikan informasi tentang jenis terapi untuk penyakit stroke baik ringan maupun berat.
Untuk informasi mengenai kesempatan pengobatan dengan menggunakan stem cell, anda bisa mendapatkan informasi dari halaman berikut mengenai pengobatan dengan menggunakan teknologi stem cell dan juga membantu mereka yang terkena serangan stroke.
Jadi, jalan terapi stroke terbaik untuk penyakit stroke ringan ataupun berat, stem cell adalah jawaban yang paling aman dan harus dicoba.
<iframe width="560" height="315" src="https://www.youtube.com/embed/C5WoknU0SQQ" frameborder="0" allowfullscreen></iframe>
Tidak ada komentar:
Posting Komentar